Unik, Pemisahan Area Parkir Pria & Wanita Di Kawasan Depok

Unik, Pemisahan Area Parkir Pria & Wanita Di Kawasan Depok

Unik, Pemisahan Area Parkir Pria & Wanita Di Kawasan Depok

Area Parkir pria dan wanita yang dipisah biasanya diterapkan untuk memudahkan para perempuan memarkirkan kendaraannya. Sistem ini ternyata belakangan mulai diterapkan di kawasan Depok.

Alasan Penerapan Sistem Parkir Terpisah Antara Pria dan Wanita di Depok

Parkir yang dipisah antara pria dan wanita umumnya ditujukan bagi pengendara mobil. Sistem parkir seperti ini dinilai lebih memudahkan para wanita ketika hendak memarkir kendaraan baik di pusat perbelanjaan maupun gedung perkantoran.

Menariknya, meski sudah disediakan tempat parkir wanita atau ladies parking, para wanita tetap boleh parkir di luar area ladies parking mengingat lahan parkir yang terbatas.

Uniknya, di kawasan Depok penerapan area parkir terpisah untuk pria dan wanita bukan hanya bagi pengendara mobil, tapi juga bagi pengendara motor. Beberapa tempat yang sudah menerapkan sistem parkir terpisah adalah mall Margo City, Gedung Balai Kota Depok di Jalan Raya Margonda dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok di Sawangan.

Beberapa gedung instansi pemerintah dan swasta lainnya juga sudah mulai menerapkan area parkir terpisah untuk wanita dan pria. Penerapan sistem area parkir terpisah antara “ladies parking” dan “man parking” merupakan inisiatif dari pihak dinas yang ditujukan bagi kenyamanan masyarakat.

Sistem parkir seperti ini diharapkan memudahkan dalam pengawasan serta mampu membuat masyarakat merasa lebih aman.

Diterapkan Sejak 2017

Sebenarnya sistem area parkir terpisah antara pria dan perempuan bukan hanya baru-baru ini saja dilakukan. Dinas Perhubungan Kota Depok sebenarnya sudah menerapkan sistem tersebut sejak 2017 lalu di RSUD Depok. Sedangkan di Balai Kota Depok baru diterapkan mulai tahun 2018.

Area parkir pria dan wanita yang terpisah juga akan memudahkan para ibu hamil, lansia dan difabel ketika hendak mengakses tempat parkir. Sistem ini bukan hanya diterapkan di kawasan Depok saja, tapi juga sudah diterapkan di beberapa pusat perbelanjaan Jakarta.

Program area parkir terpisah ini sebagai program pengarusutamaan gender di mana salah satunya berfokus pada memberikan kemudahan akses bagi perempuan ke fasilitas maupun pelayanan publik.

Awalnya ide sistem parkir terpisah antara pria dan perempuan di RSUD Depok ini muncul akibat seringnya ibu-ibu lupa mencabut kunci motor karena terburu-buru merebut nomor antrian.

Lokasi parkir perempuan yang dekat dengan pos pengawasan membuat para petugas bisa lebih mudah mengawasi setiap motor pengunjung. Kalau ada kunci motor yang tertinggal pun bisa lebih cepat diketahui.

Sebelumnya, pengawasan motor pengunjung wanita cukup sulit karena motor yang terparkir lebih jauh dari pos pengawasan. Hal ini tentu cukup meresahkan apabila ada kunci motor yang tertinggal dan petugas tak mengetahuinya. Bila lokasi motor perempuan lebih dekat dengan pos pengawasan, maka potensi kejahatan seperti pencurian motor atau kehilangan barang pun bisa berkurang.

sumber photo : health.detik.com