Tetap Fokus Selama Menyetir, Ini 5 Tip Buka Puasa Saat Berada Di Jalan 

Tetap Fokus Selama Menyetir, Ini 5 Tip Buka Puasa Saat Berada Di Jalan 

Tetap Fokus Selama Menyetir, Ini 5 Tip Buka Puasa saat Berada di Jalan 

Meski masih dilanda pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia tetap antusias menyambut bulan suci Ramadan sekarang ini. Umat Muslim di Tanah Air pun menyiapkan kebutuhan untuk menjalankan kewajiban tersebut. Salah satunya mengantisipasi berbuka puasa saat sedang mengemudi di jalan, terutama saat Anda bekerja di kantor.

Selain menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini:

  1. Pasang reminder di ponsel

Kadang saat fokus menyetir, Anda bisa lupa dengan waktu berbuka. Pasang reminder di ponsel yang diatur sesuai jam berbuka puasa yang Anda dapatkan dari koran atau media sosial. Dengan fitur ini, Anda juga bisa memasang sejumlah reminder supaya dapat menepi dulu beberapa menit sebelum azan Maghrib berkumandang atau mencari masjid terdekat. Langkah ini bertujuan mencegah Anda panik saat waktu berbuka tiba, tetapi belum menyiapkan takjil di mobil.

  1. Taruh takjil di tempat yang mudah dijangkau

Sejumlah pengemudi rela menunda waktu berbuka karena sedang membawa kendaraan. Ada pula yang kehilangan fokus menyetir karena tergesa-gesa menyantap takjil. Sementara dalam anjurannya, umat Islam disarankan untuk menyegerakan buka puasa. Anda dapat mengatasinya dengan menaruh takjil di tempat terjangkau, misalnya dasbor. Sehingga saat Anda mendengar azan, Anda bisa mengambilnya tanpa mengabaikan keselamatan berkendara.

  1. Pilih atau beli takjil yang praktis

Banyak orang yang sengaja membeli takjil seperti kolak atau cendol di tengah perjalanan supaya langsung kenyang. Namun, Anda yang memegang kendali sebagai supir pasti akan kerepotan, sebab jenis takjil tersebut sulit dinikmati sambil menyetir. Sebaiknya pilih takjil praktis seperti kurma atau kue kering yang bisa dilahap. Begitu pula dengan minumannya, pilih yang mempunyai sedotan dan tak mudah tumpah kalau jatuh.

  1. Jangan mengabaikan safety riding

Mendekati waktu berbuka, sebagian besar orang cenderung emosional karena belum makan dan minum sejak sahur. Akan tetapi, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan mengebut saat menyetir demi cepat sampai di rumah. Safety riding tetap harus diperhatikan, seperti mengenakan sabuk pengaman dan mengamati kendaraan di sekitar. Pasalnya saat di jalan Anda harus menjaga keselamatan orang lain juga.

  1. Lebih baik jika ada teman berkendara

Melonggarnya aturan berkendara di masa pandemi memungkinkan Anda membawa penumpang lain. Kalau ada teman yang kebetulan jalur pulangnya searah, tak ada salahnya memberikan mereka tumpangan. Selain dapat membantu Anda menyiapkan takjil untuk buka puasa di tengah perjalanan, mereka juga bisa mengingatkan Anda saat waktu berbuka semakin dekat. Dengan begitu, Anda masih bisa buka puasa tepat waktu selama mengemudi.

Selamat menjalankan ibadah puasa dan tetap jaga keselamatan berkendara!