Solusi Darurat Ketika Mobil “Overheat” Saat Perjalanan

Solusi Darurat Ketika Mobil “Overheat” Saat Perjalanan

Solusi Darurat Ketika Mobil “Overheat” Saat Perjalanan

Saat musim liburan lebaran maka biasanya orang akan melakukan banyak perjalanan untuk melakukan silaturahmi dengan keluarga dan juga sanak saudara yang tinggalnya di tempat-tempat yang berbeda.

Belum lagi jika ingin liburan ke tempat wisata untuk mengisi waktu liburan. Meski jaraknya tidak jauh, kondisi macet membuat mesin mobil bekerja lebih keras daripada yang seharusnya.

Perjalanan jauh atau lalu lintas yang macet bisa membuat mesin mobil mengalami overheat alias suhu yang lebih tinggi daripada suhu optimal mesin.

Tanda-tanda mesin overheat biasanya muncul bau mesin, hingga keluar asap dari bawah kap mesin mobil yang tentu bisa membuat siapa saja jadi khawatir bahkan hingga panik. Apa yang harus dilakukan ketika Anda mengalami kondisi seperti ini?

  • Pinggirkan mobil

Jangan memaksakan mobil yang sudah overheat terus berjalan meski jarak tempat tujuan sudah dekat. Sebisa mungkin segera pinggirkan kendaraan di tempat yang aman kemudian matikan mesin.

Posisikan kembali kunci ke on agar kipas radiator menyala sebagai pendingin, namun matikan aktivitas elektronik mobil yang lain seperti AC, lampu, radio, dan sebagainya.

Anda bisa mengawasi jarum temperatur kemudian buka kap mobil untuk mengeluarkan suhu panas yang mengitari mesin. Hati-hatilah ketika membuka kap mesin karena biasanya tuas penyangga kap mesin letaknya dekat dengan radiator yang bisa menyebabkan luka bakar jika tersentuh.

Minta seluruh penumpang untuk turun terlebih dahulu  karena asap mesin yang masuk ke dalam mobil bisa menjadi gas beracun jika terhirup banyak-banyak.

  • Periksa air cadangan pada radiator

Sebaiknya jangan langsung membuka tutup radiator karena selain panas, tekanan uap dan air pada radiator yang tinggi bisa menyebabkan luka bakar jika terkena kulit.

Buka secara perlahan-lahan dan biarkan uap air dan tekanannya keluar secara perlahan. Kemudian cek air pada cadangan radiator, jika berada di bawah indikator ketinggian air maka isilah cadangan radiator tersebut dengan air secukupnya hingga garis atas.

Jika mobil Anda tidak punya cadangan radiator, maka membuka radiator mesin harus ditunggu sampai dingin terlebih dahulu baru bisa diisi air untuk pendingin mesin.

  • Periksa jika ada kebocoran

Bagi yang paham dengan mobil, Anda bisa melakukan diagnosa awal dengan melihat adakah kebocoran  pada sistem pendingin. Kebocoran pada sistem pendingin bisa terjadi jika radiator atau kepala silinder rusak.

Anda bisa memeriksa radiator, blok mesin, atau kepala silinder yang ada di dekat gasket. Jika tidak paham dengan mobil maka ada baiknya untuk mencari bengkel terdekat atau menghubungi pihak bengkel terdekat untuk meminta bantuan teknisi.

Jika masalah bisa diatasi hanya dengan mengisi air radiator maka seharusnya mobil sudah bisa dijalankan kembali, namun jika ada masalah yang lain sebaiknya panggil bantuan bengkel atau derek.

Utamakan keselamatan dan selamat berlibur !