Sistem Akuntabilitas yang Benar Mampu Menekan Kegagalan Bisnis

Sistem Akuntabilitas yang Benar Mampu Menekan Kegagalan Bisnis

Sistem Akuntabilitas yang Benar Mampu Menekan Kegagalan Bisnis

Kepercayaan konsumen adalah salah satu aspek penting yang senantiasa dipelihara PT Centrepark Citra Corpora. Langkah tersebut dianggap krusial dalam pengembangan bisnis mereka sebagai penyedia jasa layanan operator parkir. Pasalnya, mengandalkan kejujuran dan unggul di berbagai lini bisnis bukanlah jaminan yang bakal membantu mereka bertahan.

Oleh karena itu, CentrePark mengaplikasikan sistem dan pengelolaan perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab. Hal ini pula yang lantas menjadikan akuntabilitas sebagai prinsip mutlak ketiga yang dipegang CentrePark selain kejujuran dan keunggulan.

Akuntibilitas dalam sistem kerja CentrePark

Bentuk pertanggungjawaban dalam akuntibilitas perusahaan tak bisa disajikan begitu saja. Ada sistem yang digunakan untuk menyusun pelaporan maupun pembukuan agar hasilnya akurat. Dalam hal ini, CentrePark percaya sistem akuntabilitas yang sistematis, tepat, dan benar membantu mereka dalam menekan risiko kegagalan bisnis, audit, maupun tata kelola perusahaan.

Bapak A Khiong selaku Vice President Director PT. Centrepark Citra Corpora menambahkan bahwa indikator akuntabilitas yang baik harus mampu menciptakan sistem kerja terukur yang membuat tiap kegiatan bisa dipertanggungkawabkan sekaligus menekan peluang kecurangan.

“Kecurangan terjadi karena sistem kontrol yang tidak maksimal, sehingga memberikan ruang untuk curang. Centrepark sangat berhati-hati dan menjaga hal itu. Jangan sampai terjadi, karena dampaknya ke reputasi perusahaan,” ujar A Khiong.

Apabila memandang sebelah mata akuntibilitas berpengaruh juga terhadap kepercayaan investor, baik dalam layanan jasa maupun investasi jangka panjang. Kredibilitas berisiko turun bila perusahaan tak segera memperbaiki sistemnya.

“Jika perusahaan tidak menerapkan akuntibilitas yang baik, efeknya bisa ke mana-mana. Perusahaan akan beroperasional dengan less control, tidak tercipta check balancing, sehingga setiap keputusan maupun tindakan yang diambil tidak terukur dengan baik,” A Khiong menambahkan.

Chain of control untuk mengaplikasikan akuntibilitas

Lantas, bagaimana CentrePark mengaplikasikan dan menjaga akuntibilitas? Dalam hal ini, chain of control diciptakan agar setiap departemen mampu melakukan check balancing. Dampaknya adalah setiap informasi data yang diperlukan lebih terukur, tepat, dan akurat.

“Kami selalu melakukan review dan improvement secara internal untuk terus menciptakan sistem kerja yang baik,” kata Sarjana Ekonomi Akuntasi dari Trisakti of School Management tersebut.

Setiap pemangku kepentingan hingga pemegang saham di CentrePark merasa terbantu berkat sistem akuntabilitas yang baik dan stabil. Hal tersebut membuat mereka menaruh ekspektasi besar terhadap direksi, eksekutif, bisnis, dan akuntan profesional yang mengurusnya. Apalagi CentrePark telah mengelola lebih dari 250 titik lokasi parkir dengan 5.000 karyawan yang tersebar di Indonesia.

Para stakeholder CentrePark pun memahami bahwa nilai organisasi akan bertambah bila mereka mempertimbangkan kepentingan pemangku kepentingan. Bukan cuma terhadap saham, melainkan juga saat mengambil keputusan dan nilai-nilai etika bisnis.

Segala itikad dan tindakan kecurangan dianggap sebagai pelanggaran kode etik yang serius, bahkan dianggap pelanggaran hukum. Sistem kontrol yang baik tentu akan meminimalisir segala tindak kecurangan tersebut, dan dapat dicegah dengan penerapan sistem akuntibilitas efektif dan tata kelola beretika.

Dengan begitu, CentrePark dapat fokus dan konsisten mengembangkan dan memelihara integritas untuk melampau ekspektasi pemangku kepentingan dan mitra bisnis.