Sikap Respek, Dasar Pendidikan Karakter ala CentrePark

Sikap Respek, Dasar Pendidikan Karakter ala CentrePark

Sikap Respek, Dasar Pendidikan Karakter ala CentrePark

Berdiri sejak 2009, CentrePark kini telah berkembang menjadi salah satu perusahan pengelola lahan parkir tersukses di Indonesia. Posisi mereka bahkan hanya satu tingkat di bawah pionir bidang perparkiran tersebut. Untuk perusahaan yang ‘baru’ berjalan selama sepuluh tahun, prestasi yang dicetak CentrePark jelas tak bisa dipandang sebelah mata.

Tentu saja dalam perjalanannya CentrePark menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Lantas, pendidikan karakter pada Sumber Daya Manusia (SDM) pun dilaksanakan untuk mencetak pekerja-pekerja profesional.

Salah satu di antaranya adalah dengan menerapkan sikap respek di lingkungan kerja CentrePark.

Pentingnya sikap respek di CentrePark

Bapak Halim Daddianto yang menjabat sebagai Business Development Manager telah menjalin kerja sama dengan setidaknya sepuluh area parkir yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Jakarta, Solo, Jambi, hingga Samarinda.

Dalam menjalankan tugasnya, Bapak Halim yang pernah bekerja di bidang perbankan dan consumer good pun senantiasa menghargai gagasan atau buah pikir partner bisnisnya untuk menjaga sistem kerja sehat. Selain itu, tim juga dapat mengerjakan tugas dengan hasil maksimal.

Kemudian, sikap respek di CentrePark dibangun di segala aspek dan lapisan staf. Dari antar karyawan, sesama pemimpin, hingga atasan dan bawahan. Sikap saling hormat ini pun tentunya tak melupakan atensi antar maupun lini pekerjaan. Tak hanya di lingkungan perusahaan, sikap respek juga perlu dibina bersama konsumen untuk memajukan perusahaan mereka.

Ada pun langkah-langkah lain yang dapat dipraktikan untuk menciptakan sikap respek, antara lain:

  • Menjadi diri sendiri. Berpura-pura hingga berbohong hanya akan menjauhkan rekan kerja dan pimpinan dari Anda. Untuk membuat mereka menghormati Anda, maka tunjukan kemampuan yang Anda kuasai. Jadi mereka tak akan segan memberi kepercayaan kepada Anda;

  • Menyimak dengan saksama. Setiap orang bisa mendengar, tetapi tak semua dapat menyimak. Jika Anda tak mau diabaikan di lingkungan kerja, mulailah memperhatikan dengan seksama apa yang rekan kerja sampaikan atau atasan perintahkan kepada Anda;

  • Hindari bergosip. Tak bisa dipungkiri bila bergunjing di tempat kerja jadi kebiasaan yang sudah dilumrahkan. Padahal, hal tersebut hanya akan mengurangi rasa hormat orang lain terhadap Anda. Selain itu Anda juga bakal kesulitan minta bantuan dari rekan kerja;

  • Jadi pribadi yang unik. Orang yang sanggup menghormati keunikan dan perbedaan ternyata sulit ditemukan, terutama kalau keunikan tadi terbilang langka. Maka tak ada salahnya untuk mencari minat tertentu yang akan mengundang perhatian orang lain;

  • Saling membantu. Langkah mudah yang bakal menumbuhkan sikap respek di lingkungan kerja adalah saling menolong tanpa pamrih. Sebesar apa pun bantuan yang Anda berikan setidaknya akan membantu rekan kerja menaruh hormat pada Anda.