Pengemudi Kendaraan Wajib Istirahat Setelah Mengemudi 4 Jam

Pengemudi Kendaraan Wajib Istirahat Setelah Mengemudi 4 Jam

Pengemudi Kendaraan Wajib Istirahat Setelah Mengemudi 4 Jam

Masa liburan anak sekolah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengajak keluarga Anda liburan ke tempat wisata yang agak jauh dari kota tempat tinggal kita dengan menggunakan kendaraan pribadi pun jadi pilihan karena lebih hemat dan  merasakan serunya road trip yang bisa lebih bebas dibandingkan dengan menggunakan transportasi umum.

Tapi Anda harus hati-hati dalam berkendara, menurut Bapak Henry King selaku Vice President Smartparking & Technology CentrePark pengemudi perjalanan jauh harus paham kapan waktu yang tepat untuk istirahat dalam perjalanan panjangnya.

Lalu berapa lama waktu mengemudi yang direkomendasikan sebelum disarankan untuk beristirahat?

  • Ada aturannya untuk kendaraan bermotor umum

UU LLAJ No. 22 Tahun 2009 Pasal 90 menyatakan bahwa waktu kerja bagi pengemudi kendaraan bermotor umum paling lama adalah 8 jam sehari.

Kemudian pengemudi kendaraan umum wajib untuk beristirahat paling singkat selama 30 menit setelah mengemudi selama 4 jam berturut-turut.

Sedangkan apabila pengemudi harus berkendara selama hingga 12 jam berturut-turut maka waktu istirahat yang diwajibkan adalah setidaknya selama satu jam.

Sedangkan bagi perusahaan angkutan umum yang melanggar ketentuan mengenai waktu bekerja dan istirahat pengemudi akan dikenakan sanksi administratif.

Yang dimaksud dengan kendaraan umum adalah kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang dan/atau orang dengan dipungut biaya bayaran tertentu, artinya aturan ini tidak mengikat bagi pemilik kendaraan pribadi.

  • Pentingnya istirahat mengemudi

Meski tidak mengikat pemilik kendaraan pribadi, adanya aturan tersebut diberlakukan bukannya tanpa alasan melainkan memiliki pertimbangan medis yang sangat penting untuk dipertimbangkan semua pengemudi kendaraan.

Aturan dan anjuran untuk beristirahat setelah 4 jam berkendara berdasarkan pada kondisi biologis tubuh yang ketahanannya akan menurun setelah lama duduk di posisi yang sama, mata secara konstan harus fokus dan awas dengan kondisi lalu lintas, posisi tubuh yang tidak bisa banyak bergerak selama berjam-jam, dan hal-hal lain dalam berkendara yang bisa membuat tingkat kewaspadaan mengemudi turun setelah beberapa jam mengemudi.

Bentuk istirahat yang direkomendasikan adalah tidur karena dengan tidur seluruh anggota tubuh bisa diistirahatkan dengan baik.

Tidur nyenyak selama 15 menit jauh lebih baik dibandingkan tidur berjam-jam namun tidak nyenyak. Saat beristirahat juga bisa dimanfaatkan untuk menambah energi dengan makan dan minum namun pastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi memiliki nilai nutrisi yang baik.

Hindari mengonsumsi terlalu banyak minuman berenergi atau berkafein karena minuman tersebut tidak menambah energi namun hanya memompa jantung agar menciptakan ilusi tubuh berenergi.

Ketika istirahat, Bapak Henry King juga merekomendasikan agar memilih tempat yang aman untuk menghentikan kendaraan.

Apalagi di masa liburan sekolah saat ini pastinya banyak rest area yang bisa digunakan untuk istirahat, atau di tempat ibadah yang dapat digunakan untuk tempat istirahat sejenak.