Mobil Pejabat VS Ambulans, Mana Yang Lebih Didahulukan?

Mobil Pejabat VS Ambulans, Mana Yang Lebih Didahulukan?

 

Mobil Pejabat VS Ambulans, Mana Yang Lebih Didahulukan?

Setiap pengguna jalan raya wajib untuk memenuhi segala macam aturan lalu lintas yang telah ditetapkan, salah satunya adalah aturan rambu-rambu lampu lalu lintas. Tetapi, ada kondisi-kondisi tertentu yang membutuhkan tindakan pengecualian seperti misalnya memberikan jalan bagi kendaraan yang menyalakan lampu sirine dan strobo.

Biasanya, kendaraan yang memberikan sinyal darurat tersebut akan mendapatkan hak prioritas misalnya boleh tetap jalan meski lampu sedang merah, mendahului kendaraan lainnya, dan sebagainya. Jenis kendaraan yang umum mendapatkan hak utama ini adalah mobil pejabat dan ambulans.

Lalu jika keduanya kebetulan menggunakan jalur yang sama, mana yang lebih diprioritaskan untuk mendapatkan jalan? Berikut adalah penjelasan dari Bapak Henry King selaku Vice President Smartparking & Technology. 

  • Aturan pengguna jalan yang mendapat hak utama 

Dasar hukum mengenai pengguna jalan yang mendapatkan hak utama sudah jelas diatur dalam UU no. 22 tahun 2009 pada pasal 134 tentang LLAJ di mana disebutkan jika pengguna jalan yang mendapatkan hak utama untuk didahulukan, sesuai dengan urutan berikut:

1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang bertugas
2. Ambulans yang sedang mengangkut orang sakit
3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas
4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia
5. Kendaraan pimpinan dan pejabat asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara
6. Iring-iringan pengantar jenazah
7. Konvoi dan/atau pawai untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian RI.

Dari urutan tersebut jelas bahwa jika kebetulan ambulans dan mobil pejabat menggunakan jalan yang sama, maka yang mendapatkan prioritas terlebih dahulu adalah mobil ambulans yang sedang mengangkut orang sakit.

Untuk menandakan adanya situasi darurat, mobil ambulans maupun pejabat pun harus menyalakan sirine maupun lampu strobo untuk memberikan tanda kepada pengendara yang lainnya. 

  • Bagaimana dengan konvoi kendaraan touring?

Salah satu keutamaan yang didapatkan dari pengguna jalan prioritas di atas adalah bisa jalan terus meski lalu lintas sedang lampu merah, dan petugas polisi akan membantu untuk mengatur lalu lintas di persimpangan tersebut. Lalu bagaimana jika kasusnya ada rombongan touring yang juga mendapatkan keutamaan tersebut?

Hal ini menimbulkan kontroversi dari berbagai macam pihak. Namun pada bagian penjelasan UU no. 22 tahun 2009 pasal 134 tersebut yang dimaksud pada “kepentingan tertentu” pada konvoi adalah kepentingan yang memerlukan penanganan segera, antara lain kendaraan penanganan bencana bom, kendaraan pengangkut pasukan, kendaraan penanganan huru-hara, dan kendaraan penanganan bencana alam. 

Jika menurut pada penjelasan pasal tersebut, kendaraan konvoi touring baik motor maupun mobil tidak mendapatkan keutamaan pengguna jalan seperti yang sudah disebutkan.

Namun, konvoi-konvoi tersebut memang bisa mendapatkan pengawalan dari petugas kepolisian lalu lintas yang tujuannya adalah untuk menjaga ketertiban konvoi dan menjaga keamanan konvoi selama acara berlangsung, bukannya untuk membantu rombongan menerobos lampu lalu lintas.