Menggali Ide Tim dengan Gaya Kepemimpinan Partisipatif

Menggali Ide Tim dengan Gaya Kepemimpinan Partisipatif

Menggali Ide Tim dengan Gaya Kepemimpinan Partisipatif

“Memiliki passion yang tinggi untuk membawa CentrePark pada sebuah ekosistem bisnis yang kuat.”

Kesuksesan bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara instan. Ada jalan panjang nan berliku yang harus dilewati. Setiap orang pun punya masing-masing cara untuk menghadapinya. Sebagian di antara mereka cekatan untuk mengatasinya, sebagian lagi harus jatuh-bangun sebelum mampu meraih tujuan akhir.

Maka, alih-alih sibuk mencari jalan pintas, fokuskan diri pada pembangunan pondasi. Mengapa? Pondasi dasar yang kuat akan menopang seseorang saat mereka jatuh atau gagal di fase tertentu. Sehingga mereka dengan cepat bangkit untuk melanjutkan perjalanan.

Makna kesuksesan bagi seorang pemimpin

Kesuksesan yang belum ‘matang’ biasanya akan melemahkan pondasi. Akibatnya, kesuksesan tersebut tak akan bertahan lama saat diserang tantangan. Hal inilah yang diucapkan Senior Manager of Infrastructure & Service Maintenance, PT. Centrepark Citra Corpora Arif Budi Santoso mengenai makna kesuksesan yang sesungguhnya.

Walau masih relatif muda, Arif membuktikan bahwa usia tak selalu menentukan tingkat keberhasilan seseorang. Baginya, melewati macam-macam tantangan dan kesulitan merupakan proses penting yang akan membantu tahap pendewasaan mental kesuksesan seseorang.

Sebelum bergabung bersama perusahaan parkir CentrePark, Arif mengawali kariernya pada 1998 sebagai Sales Executive Auto 2000, jaringan dealer mobil Toyota yang juga anak perusahaan PT Astra International, Tbk. Sarjana Manajemen Bisnis Universitas Nusantara Jakarta ini pun menapaki kariernya di sejumlah perusahaan multinasional yang fokus di sektor pelayanan (hospitality).

Ketika bekerja di bagian purchasing PT Surya Utama Nusaparka atau Sun Parking, Arif pun ‘berkenalan’ dengan CentrePark. Meski sudah familier dengan lingkup kerja CentrePark, dia justru merasa tertantang melakoni tugasnya di perusahaan tersebut. Pada saat itu CentrePark sudah mengelola sekitar 280 lokasi parkir di puluhan kota di Indonesia.

Kala itu, Arif mendapatkan tugas untuk memimpin divisi baru, sebuah posisi yang dianggapnya menegangkan sekaligus menyenangkan. Pasalnya, pria yang kelahiran tahun 1976 itu merasa antusias karena akan berhadapan dengan berbagai pengalaman baru.

Gaya kepemimpinan yang mempengaruhi kesuksesan

Menyoal gaya kepemimpinan, Arif menerapkan sikap birokrasi yang membantunya memastikan prosedur berjalan sesuai alur. Adapun gaya partisipatif yang akan melancarkan penggalian gagasan dari tim hingga menentukan keputusan akhir berdasarkan kesepakatan bersama.

Arif sendiri mempunyai passion tinggi untuk membawa CentrePark menuju ekosistem bisnis yang kuat dan stabil. Pengalaman menahun membuatnya percaya diri untuk menjadikan CentrePark sebagai pengelola parkir ternama di Indonesia. Meski persaingan di sektor ini semakin ketat, Arif optimis mereka dapat bertahan dan berkembang. Bahkan dia ingin mereka menjadi pionir dalam penerapan teknologi terkini untuk perparkiran.

Untuk mempersiapkannya, CentrePark telah menyediakan sejumlah strategi bisnis. Beberapa di antaranya adalah cashless payment, payment pay station, license plate recognition system, dan beberapa teknologi lain yang siap dikembangkan.