Kesalahan Mendasar Yang Sering Dilakukan Pengemudi Mobil Manual

Kesalahan Mendasar Yang Sering Dilakukan Pengemudi Mobil Manual

Kesalahan Mendasar Yang Sering Dilakukan Pengemudi Mobil Manual

Semua orang pernah melakukan kesalahan dalam berkendara apalagi jika masih pemula dan baru saja lulus ujian untuk mendapatkan SIM mengendarai mobil, apalagi mobil manual. Pengemudi bisa belajar dari kesalahan agar tidak diulangi lagi di masa depan karena pengalaman merupakan guru yang paling efektif.

Namun tentunya Anda tidak ingin kesalahan-kesalahan tersebut bisa menimbulkan dampak yang fatal ketika melaju di jalan raya yang penuh dengan resiko. PT. CentrePark Citra Corpora selaku pengelola parkir terpercaya sejak 2009 merangkum beberapa kesalahan umum yang dilakukan pengemudi mobil manual agar menjadi petunjuk penting untuk berjaga-jaga.

  • Posisi transmisi tidak netral saat berhenti 

Kesalahan yang pertama adalah tidak memposisikan gigi pada posisi netral saat mobil berhenti. Alasannya adalah agar mobil bisa langsung jalan begitu lampu hijau sehingga tidak menghambat pengendara yang lain. Masalahnya adalah gigi yang tidak dipindah ke N saat berhenti akan membuat kopling Anda cepat rusak dan akhirnya Anda harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk memperbaikinya. Hanya membutuhkan waktu dua detik untuk mengubah posisi gigi saat mobil berhenti, jangan korbankan kopling Anda.

  • Menginjak kopling terus-terusan ketika tanjakan 

Tidak hanya pengemudi pemula, pengemudi yang sudah berpengalaman pun kadang masih gugup ketika berkendara di jalan tanjakan apalagi jika kena macet. Hilangkan kebiasaan menginjak kopling secara kontinyu untuk menahan mobil agar tidak lepas kendali karena hal ini akan membuat mesin jadi terlalu panas karena gaya gesek yang besar, plus bisa merusak kopling mobil Anda. Gunakan rem tangan untuk menahan kendaraan agar tidak menggelinding.

  • Pindah dari R ke D secara tiba-tiba 

Banyak yang tidak sadar melakukan kesalahan ini, yaitu mengubah posisi transmisi R untuk mundur kemudian secara tiba-tiba langsung mengubah gigi ke posisi berjalan tanpa berhenti dulu. Jika diteruskan dan menjadi kebiasaan, lama kelamaan hal ini akan membuat mesin, sistem transmisi, dan gandar atau as roda jadi lebih cepat rusak. Setelah mundur, tunggu hingga mobil benar-benar berhenti baru Anda bisa memindahkan gigi untuk menjalankan mobil. Berhenti sejenak setelah memundurkan mobil juga memberikan Anda kesempatan untuk melihat ke sekeliling sebelum memajukan mobil.

  • Menggeber gas ketika mesin baru nyala 

Kebiasaan langsung menginjak gas segera setelah mobil menyala akan menyebabkan perubahan suhu yang terlalu mendadak dan bisa menyebabkan gangguan pada mesin. Setelah mobil dinyalakan, sebaiknya tunggu satu hingga dua menit agar oli dan bahan bakar mesin bisa didistribusikan secara merata pada setiap bagian komponen mesin dan mesin bisa terpanaskan dengan merata. Banyak yang menganggap menginjak gas segera setelah mobil dinyalakan akan membuat mobil cepat panas namun sebenarnya hal ini tidak memberikan pengaruh justru bisa menyebabkan kerusakan pada mesin yang seharusnya bisa dihindari.