Kemahalan Bayar Parkir? Pastikan Anda Meminta Struk Pembayarannya

Kemahalan Bayar Parkir? Pastikan Anda Meminta Struk Pembayarannya

Kemahalan Bayar Parkir? Pastikan Anda Meminta Struk Pembayarannya

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak mengenakkan terkait tarif parkir yang dipatok tidak sesuai dengan ketentuan ketika Anda memarkir kendaraan di tempat tertentu?

Misalnya ketika ingin keluar dari tempat parkir kemudian harus membayar ternyata biaya yang ditagihkan jumlahnya terlampau jauh lebih besar dari perkiraan Anda.

Tapi ketika ingin mengajukan protes Anda tidak punya bukti yang kuat karena ketika masuk ke tempat parkir tidak diberi tiket atau struk parkir kendaraan, tentu sangat merugikan bukan? Maka dari itu sangat penting bagi Anda yang menggunakan jasa parkir agar selalu minta struk parkir kendaraan sebagai bukti transaksi yang terikat oleh hukum agar tidak ada kecurangan.

Kecurangan parkir bisa diadukan

YLKI sebagai Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia sebenarnya menerima banyak aduan mengenai praktek parkir yang merugikan. Macam-macam aduannya mulai dari yang tarif parkir yang dipatok terlalu mahal dan tidak masuk akal hingga aduan kehilangan suku cadang bahkan hilang kendaraan yang diparkir.

Kasus yang paling banyak diadukan memang adalah soal transaksi parkir di mana tarif parkir yang dikenakan tidak sesuai dengan standar umum tapi di sisi lain penyedia jasa parkir tidak memiliki aturan yang jelas mengenai perhitungan tarif parkir kendaraan.

Plus kebiasaan pengguna jasa parkir yang diam saja ketika petugas parkir tidak memberikan struk parkir membuat aduan masyarakat tidak memiliki bukti yang sah di mata hukum.

Contoh kasus aduan transaksi parkir yang curang dialami oleh Putri Andria (25) seorang karyawan di salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Ketika ia ingin mengeluarkan mobilnya dari tempat parkir, sesampainya di loket pembayaran ia serahkan karcis parkir dan ditagih Rp 25.000 untuk parkir kendaraannya.

Putri pun meminta struk pembayaran namun tidak diberikan oleh petugas dengan alasan printer yang rusak. Putri tetap meminta diberikan struk dan akhirnya petugas pun memberikan struk pembayaran sambil cemberut.

Ini artinya pengguna parkir sebelum Putri tidak tercatat oleh sistem sehingga bisa jadi petugas parkir memasukkan uang yang dibayarkan untuk parkir ke kantongnya sendiri.

Waspada kecurangan meski teknologi sudah canggih

Ibu Sylvia Christanti, Head of Marketing Communications dari CentrePark menenkankan pentingnya untuk memiliki karcis dan struk parkir agar jika terjadi kecurangan maka pengguna parkir memiliki bukti yang sah dan  bisa diproses pengaduannya.

Struk parkir juga penting untuk mencegah adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum petugas parkir yang bisa merugikan perusahaan penyedia jasa parkir dan juga tentunya pengguna jasa parkir karena bisa terjadi resiko petugas yang meminta bayaran parkir lebih mahal dari seharusnya alias overcharged.

Menurut Ibu Sylvia pengelola jasa parkir memang bisa melakukan audit adakah keabnormalan pada laporan atau aduan yang masuk ke sistem. Namun secanggih apapun sistem komputerisasi yang digunakan jasa parkir, akan selalu ada resiko kecurangan parkir jika tidak ada budaya kerja yang jujur dan komitmen  integritas yang tinggi.

Maka dari itu penting bagi Anda yang menggunakan jasa parkir agar selalu minta struk pembayaran parkir sebagai bukti transaksi yang sah.