5 Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi Di Area Parkir

5 Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi Di Area Parkir

5 Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi Di Area Parkir

Angka kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia termasuk tinggi yang setiap tahunnya mengalami fluktuasi naik turun. Umumnya kecelakaan kendaraan bermotor memang terjadi di jalan raya, namun jangan kaget jika ternyata kecelakaan di area parkir juga lumayan sering terjadi yang menyebabkan kerusakan pada mobil hingga hilangnya nyawa seseorang.

Kecelakaan yang terjadi di tempat parkir memang biasanya terjadi pada kecepatan yang rendah sehingga umumnya tidak sampai memakan korban jiwa. Namun tentunya Anda juga tetap harus waspada agar terhindar dari kecelakaan yang bisa merugikan selama berada di area parkir.

Menurut Bapak Endro Kiswanto selaku ‎Deputy General Manager Operational PT. CentrePark Citra Corpora berikut adalah jenis kecelakaan yang paling sering terjadi di area parkir.

·                     Jatuh dari tempat parkir

Beberapa kali di Indonesia terjadi kecelakaan di area parkir di mana mobil jatuh ke bawah dan menyebabkan kerusakan bahkan hingga memakan korban jiwa. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab mobil bisa jatuh dari area parkir, salah satunya adalah pengemudi yang kehilangan kendali ketika membawa mobil di jalur parkir yang berliku kemudian menabrak pagar pembatas dan terjun ke bawah. Faktor yang lainnya adalah pengemudi yang belum mahir menggunakan mobil dengan sistem transmisi otomatis.

·                     Berbenturan dengan mobil lain

Kecelakaan pertama yang sering terjadi di area parkir adalah kendaraan yang membentu atau menggores kendaraan lainnya. Biasanya terjadi ketika ingin mengeluarkan mobil dari kendaraan atau parkir di tempat parkir kosong yang kanan kirinya penuh dengan kendaraan sehingga ruang untuk bergerak hanya terbatas.

Karena ruang yang tersedia hanya terbatas maka visibilitas pengemudi juga terbatas, seringkali tidak melihat kalau ia mundur terlalu jauh sehingga menyenggol kendaraan lainnya, atau kurang mengambil jarak untuk belok sehingga menyerempet mobil di sebelahnya. Kecelakaan jenis ini biasanya hanya berakibat pada lecet atau body yang peyok.

·                     Pengendara yang tidak memperhatikan jalan

Penyebab kecelakaan yang kedua adalah karena pengendara yang tidak melihat ke depan ketika berkendara. Seringkali dalam mencari tempat parkir yang kosong pengemudi tengok kanan dan kiri sehingga perhatiannya di depan kendaraan teralihkan. Hal ini bisa menyebabkan pengemudi yang tidak melihat jika ada orang yang menyeberang, hingga membuat pengemudi jadi tidak punya jarak dengan kendaraan yang di depan. Hasilnya, ketika kendaraan di depan mengerem maka yang di belakang tidak siap dan terjadilah benturan.

·                     Kecelakaan karena tangan yang sibuk

Banyak yang berpikir kalau berkendara di area parkir masih dalam lingkungan yang aman karena kecepatan yang rendah. Namun berkendara di dalam area parkir justru membutuhkan konsentrasi dan fokus yang tidak kalah ketika berkendara di jalanan. Karena itu selesaikan segala macam urusan Anda sehingga ketika berada di dalam tempat parkir, tangan tidak sibuk sendiri dan lepas dari kemudi. Misalnya sibuk memasang sabuk pengaman, sibuk menelepon, mencari kaca mata, menemukan uang receh untuk bayar parkir, dan sebagainya.

·                     Pengemudi yang tergesa-gesa

Kecelakaan yang sering terjadi di area parkir selanjutnya adalah karena pengemudi yang tergesa-gesa mau keluar dari tempat parkir atau berebut tempat parkir dengan pengemudi lainnya. Akibatnya adalah benturan dengan kendaraan lain atau kendaraan yang menubruk pembatas parkir dan menyebabkan kerusakan yang umumnya ringan.