Hati-Hati, Inilah Kebiasaan Parkir Mobil yang Ternyata Salah dan Merugikan!

Hati-Hati, Inilah Kebiasaan Parkir Mobil yang Ternyata Salah dan Merugikan!

Hati-Hati, Inilah Kebiasaan Parkir Mobil yang Ternyata Salah dan Merugikan!

Ternyata, ada beberapa kebiasaan memarkir mobil yang ternyata keliru, dan bahkan bisa mengakibatkan kerugian bagi pemilik kendaraan, lho! Kebiasaan yang salah ini sayangnya banyak dilakukan oleh banyak orang, sehingga ada kemungkinan kalau Anda juga memiliki kebiasaan serupa.

Alasannya juga banyak, seperti buru-buru atau barangkali karena pengemudinya sendiri tidak terlalu peduli. Bahkan, fenomena parkir sembarangan juga bisa ditemukan di berbagai tempat, seperti di tepi jalan hingga area parkir di mall atau kantor.

Lalu, apa saja sih kebiasaan parkir sembarangan yang biasa dilakukan pengemudi kendaraan? Supaya Anda tidak ikut ketularan, yuk simak daftar yang sudah dikompilasikan oleh perusahaan parkir CentrePark berikut ini!

  • Parkir di area bertanda dilarang parkir. Salah satu rambu yang sangat umum ditemukan di sekitar adalah rambu bertanda huruf P dicoret, alias rambu dilarang parkir. Akan tetapi, sepertinya masih banyak pengemudi yang tak peduli dengan keberadaan rambu ini, yang sebenarnya juga sudah diajarkan sejak SD. Padahal, rambu dilarang parkir dipasang karena ada alasannya, misal karena tepat di depan pintu masuk rumah atau bangunan.
  • Sengaja “salah” pilih tempat parkir. Di area kantor atau mall, biasanya ada area parkir khusus seperti untuk direksi atau area parkir pengunjung VIP, yang memang lebih mudah diakses. Meski begitu, masih ada juga orang yang nekat nyelonong dan memilih parkir di area tersebut, entah karena tidak peduli atau alasan lainnya. Bahkan, ada juga beberapa kasus di mana kejadian ini dilakukan oleh orang yang sama berulang kali.
  • Trotoar jadi tempat parkir alternatif. Mungkin karena jalannya sempit atau karena ada alasan lain, terkadang ada pemandangan di mana mobil terparkir naik sampai ke trotoar, yang sebenarnya merupakan ruang bagi pejalan kaki. Kalau ditegur, pemilik mobil bisa jadi balas berargumen kalau toh tidak ada pejalan kaki ketika ia memarkirkan mobilnya. Padahal, trotoar adalah hak pejalan kaki, sama halnya seperti jalan raya jadi tempat kendaraan melintas.
  • Parkir terlalu mepet sampai melewati garis. Pada area parkir tempat umum seperti swalayan dan mal, hingga gedung perkantoran, adanya garis pembatas parkir sangat umum ditemukan agar area parkir jadi rapi dan dapat menampung kendaraan sesuai kapasitas parkirnya. Akan tetapi, banyak pengemudi yang seolah tidak memedulikan garis batas tersebut dan sembarangan memarkirkan mobilnya terlalu mepet dengan salah satu garis batas, yang dapat mengganggu akses pemilik mobil lainnya. Bukan hanya itu saja, ada juga yang sembarangan parkir sampai melewati garis batas sehingga memakan tempat untuk dua mobil sekaligus!
  • Parkir di area parkir sepeda motor. Entah karena sepi, buru-buru, atau ada alasan lainnya, terkadang ada juga mobil yang sembarangan parkir di area khusus parkir sepeda motor. Hal ini jelas-jelas salah, karena pasti ada area khusus untuk parkir mobil.