5 Kesalahan Paling Umum Yang Dilakukan Pengemudi

5 Kesalahan Paling Umum Yang Dilakukan Pengemudi

5 Kesalahan Paling Umum Yang Dilakukan Pengemudi

Baik pemula atau yang sudah berpengalaman, pasti Anda pernah melakukan kesalahan dalam mengemudikan mobil di jalanan. Mulai dari kesalahan yang kecil hingga kesalahan yang bisa menyebabkan bahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Menurut Bapak Endro Kiswanto selaku Deputy General Manager Operation, menyampaikan beberapa kesalahan umum pengemudi berikut ini agar Anda tidak lagi melakukannya.

1.             Tekanan ban yang tidak pas

Jika ban mobil Anda masih menggunakan ban dalam, perhatikan tekanan ban yang paling pas ketika digunakan untuk berkendara. Tekanan ban yang kurang akan membuat mobil Anda lebih sulit untuk dikontrol dan bisa merusak roda dan juga bannya sendiri. Tekanan ban yang terlalu kencang akan meningkatkan resiko ban mudah meletus apalagi saat digunakan berkendara di jalan aspal yang panas. Udara yang ada di dalam ban membutuhkan ruang untuk memuai ketika kena panas, karena itu gunakan alat pengukur tekanan ban saat mengisi angin.

2.             Berkendara lambat di lajur cepat/kanan

Jika ingin berkendara pelan-pelan, gunakan lajur kiri ketika berkendara di Indonesia karena lajur kanan digunakan untuk menyalip kendaraan sehingga biasanya kecepatan kendaraan pada bagian kanan lebih cepat. Akan sangat menyebalkan bagi pengemudi di belakang mobil Anda apabila Anda menggunakan lajur kanan dengan kecepatan yang terlalu rendah padahal jalan di depan kosong.

3.             Banyak pengalih perhatian

Mengemudi membutuhkan banyak konsentrasi, Anda hanya membutuhkan satu detik hilang fokus untuk bisa merasakan akibatnya. Hindari hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian seperti menelepon, mengirim pesan sms, terlalu fokus pada obrolan, memarahi anak, melamun, membaca billboard, mengambil barang yang jatuh, dan sebagainya.

4.             Mengemudi lebih cepat saat hujan

Aspal yang terkena air misalnya hujan atau genangan luapan saluran sedang licin-licinnya selama 10 menit pertama.  Maka dari itu berhati-hatilah dalam berkendara saat hujan atau sehabis hujan. Mengendara lebih pelan juga bisa mengurangi perilaku buruk mencipratkan genangan air ke pengendara lain yang biasanya kena pengendara motor atau pejalan kaki.

5.             Belok mendadak

Jangan biasakan untuk berbelok atau pindah lajur tanpa memberikan tanda pada lampu sein Anda. Setidaknya berikan tanda beberapa meter sebelum belokan agar yang di belakang bisa mengantisipasi arah gerak mobil Anda.