5 Ciri-Ciri Awal Ban Mobil Ketika Sudah Kedaluwarsa

5 Ciri-Ciri Awal Ban Mobil Ketika Sudah Kedaluwarsa

5 Ciri-Ciri Awal Ban Mobil Ketika Sudah Kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa ternyata tidak hanya berlaku untuk makanan saja. Ban mobil yang Anda gunakan pun mempunyai tanggal kedaluwarsa. Pada saat ban sudah jatuh tanggal kedaluwarsa, Anda harus menggantinya dengan yang baru agar tidak membahayakan Anda selama mengendarai.

Berikut ini ciri-ciri ban yang sudah kedaluwarsa menurut Bapak Endro Kiswanto selaku Deputy General Manager Operational PT CentrePark Citra Corpora.

  1. Sudah Melebihi Tanggal Kedaluwarsa

Perlu diketahui, pada setiap ban terdapat Tread Wear Indicator (TWI) yang menjadi batas tanggal ban tersebut bisa dipergunakan. Biasanya, TWI ini terletak di sisi dinding ban, dekat dengan bagian tapak ban, dan berbentuk segitiga. Oleh karena itu, pada saat masih baru, catat tanggal kedaluwarsa yang tertera pada ban tersebut dan ingat selalu. Namun, jika Anda lupa melakukannya dan ternyata tanda TWI sudah terhapus karena permukaan ban sudah menipis, harus segera lakukan penggantian ban. Ban tipis juga merupakan indikasi lain bahwa ban sudah memasuki masa kedaluwarsa.

  1. Ban Tampak Retak-Retak

Meskipun ban belum memasuki tanggal kedaluwarsa, namun ban sudah mengalami retak-retak di berbagai tempat, ini bisa menjadi pertanda bahwa ban Anda harus segera diganti. Ban retak yang tidak diganti dan tetap digunakan hanya akan menguras dompet Anda untuk terus melakukan penambalan. Sebab, pada saat jalanan sangat panas, retakan ban akan melebar dan menyebabkan ban meletus secara mendadak tanpa sebab. Hal ini jelas akan membahayakan keselamatan Anda, terlebih jika kendaraan dalam posisi melaju dengan cepat.

  1. Banyak Muncul Benjolan pada Ban

Pada saat anyaman benang atau kawat konstruksi ban terputus, membuat permukaan ban muncul benjolan. Hal ini akan menyebabkan ketahanan ban menjadi tidak sama. Ini artinya, ban akan mudah pecah saat terbentur suatu benda, bahkan benda kecil sekalipun, karena ban tidak kuat menahan tekanan udara yang terjadi akibat benturan tersebut.

  1. Banyak Tambalan pada Ban

Saat ban sudah sering ditambal, menandakan bahwa ban sudah sangat rapuh. Bekas tambalan juga berpeluang mengelupas kembali secara tiba-tiba. Selain berbahaya, jika tidak segera diganti, Anda hanya akan menguras kantong untuk terus melakukan penambalan.

  1. Mudah Bocor Tanpa Sebab

Ban yang mudah bocor tanpa sebab apa-apa, menandakan bahwa kondisi ban sudah sangat tipis. Bahkan, saking tipisnya, hanya terkena panasnya sinar matahari, ban menjadi bocor tanpa sebab. Perlu diketahui, ban akan mengembang saat terkena panas. Jika kondisi ban tipis, pengembangan inilah yang menyebabkan ban menjadi bocor.

Nah, jika ban mobil Anda sudah memiliki salah satu ciri-ciri di atas, segera lakukan penggantian ban. Sebab, ban kedaluwarsa yang tetap dipaksa digunakan justru akan membahayakan keselamatan Anda selama perjalanan. Utamakan keselamatan Anda.