3 Tips Memilih Bahan Bakar yang Tepat untuk Kendaraan Anda

3 Tips Memilih Bahan Bakar yang Tepat untuk Kendaraan Anda

3 Tips Memilih Bahan Bakar yang Tepat untuk Kendaraan Anda

Memilih bahan bakar kendaraan ternyata tidak bisa sembarang. Memang, harga sangat menentukan kualitas. Namun, jangan gunakan bahan bakar hanya dikarenakan pertimbangan harga saja. Sebab, bahan bakar yang tidak sesuai nilai oktannya dengan spesifikasi mobil, justru akan menyebabkan kinerja dari mobil itu sendiri kurang maksimal. Bahkan, bisa jadi dalam jangka panjang akan menyebabkan beberapa kerusakan yang sangat fatal.

Untuk menjaga agar kendaraan roda empat Anda tetap dalam kondisi prima, Bapak Henry King selaku General Manager Business Developement PT CentraPark Citra Corporamemberikan tips saat memilih bahan bakar. Berikut beberapa di antara tips tersebut.

1. Sesuaikan Nilai Oktan BBM dengan CR Mesin

CR (Compressioon Ratio) merupakan perbandingan tekanan ruang bakar dengan langkah piston dari bawah ke atas saat mesin bekerja. CR untuk setiap jenis kendaraan berbeda. Anda bisa menemukannya pada buku manual dari dealer atau situs resmi mobil Anda. Untuk menjaga mobil tetap dalam kondisi prima, pastikan nilai CR dengan kadar bahan bakar.

Sebagai contoh, sebuah kendaraan yang mempunyai CR 10,1:1, maka bbm yang cocok digunakan adalah pertamax plus yang mempunyai nilai oktan 95 untuk CR > 10,0:1. Sedangkan, kendaraan dengan CR 8,1:1 lebih cocok menggunakan premium sebagai bahan bakar, karena premium mempunyai nilai oktan 88 untuk CR 7:1 – 9:1. Begitu juga dengan bbm pertamax yang mempunyai kadar oktan 92 untuk CR 9:1 – 10:1. Jika Anda mengabaikan hal ini, maka beberapa hal berikut bisa menjadi akibatnya:

·       Jika nilai oktan bbm terlalu rendah, maka akan menyebabkan pemborosan dalam penggunaan bahan bakar.

·       Jika nilai oktan bbm terlalu tinggi, maka akan terjadi kegagalan pembakaran. Akibatnya, bahan bakar justru akan membuat endapan dan dapat menyebabkan kerakan pada ruang pembakaran.

·       Ring piston akan menjadi rusak, baik retah bahkan bisa sampai patah.

·       Tenaga pacu kendaraan yang hasilkan mesin juga akan berkurang.

2. Hati-hati saat Mencampur Bahan Bakar

Terkadang, untuk menambah tenaga mesin, seseorang mencampurkan bahan bakar beroktan tinggi dengan rendah. Padahal, cara seperti ini salah. Pencampuran bahan bakar beroktan tinggi dan rendah hanya akan meningkatkan proses pembakaran mencegah gagalnya proses pembakaran, tanpa mampu mencegah kerusakan pada piston mesin. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat mencampur bahan bakar. Pencampuran bahan bakar akan menjamin keamanan mesin jika dilakukan pada bahan bakar dengan nilai oktan rendah, yaitu 88.

3. Ikuti Aturan Pabrikan

Jika Anda tidak ingin pusing-pusing memilih bahan bakar mana yang cocok untuk mobil Anda, ikuti saja aturan yang sudah dibuat oleh pabrikan. Sebab, aturan tersebut sudah pasti akan menjamin keamanan dari mobil tersebut. Anda bisa melihat aturan tersebut pada buku manual atau stiker yang ditempel pada mesin atau tutup tangki.